Referensi untuk Materi Perangkat Keras, Model Referensi, Proses Bisnis, dan Arsitektur IoT (ETSI, ITU-T, IETF)

Referensi untuk Materi Perangkat Keras, Model Referensi, Proses Bisnis, dan Arsitektur IoT (ETSI, ITU-T, IETF)






1. Perangkat Keras IoT

    Perangkat keras dalam IoT meliputi sensor, aktuator, perangkat komunikasi, dan embedded systems yang terhubung ke jaringan internet. Perangkat ini berfungsi untuk mengumpulkan data dari lingkungan, mengirimkan data, serta melakukan aksi berdasarkan instruksi yang diterima. Pengelolaan siklus hidup perangkat dan sensor juga menjadi bagian penting dalam arsitektur IoT, termasuk pemantauan perangkat, virtualisasi sensor/aktuator, dan manajemen konfigurasi8.

2. Model Referensi dan Arsitektur IoT

    Standar internasional seperti ETSIITU-T, dan IETF telah mengembangkan model referensi dan arsitektur IoT untuk memastikan interoperabilitas dan keamanan:

  • ETSI: Mengembangkan arsitektur referensi IoT yang mencakup manajemen perangkat, komunikasi, keamanan, dan privasi. ETSI juga mendukung pengelolaan siklus hidup perangkat serta menyediakan pustaka referensi yang dapat digunakan ulang untuk mempercepat pengembangan arsitektur baru. 
  • ITU-T: Rekomendasi ITU-T Y.2060 dan Y.4000 Series mendefinisikan model referensi IoT dan aspek teknis untuk berbagai sektor, termasuk smart city. ITU-T juga menetapkan standar keamanan seperti X.1369 yang mengatur persyaratan keamanan platform layanan IoT, termasuk mitigasi ancaman dan pengelolaan risiko.
  • IETF: Fokus pada pengembangan protokol komunikasi dan keamanan untuk perangkat IoT, seperti MQTT, CoAP, dan protokol jaringan lainnya yang mendukung efisiensi dan keamanan komunikasi antar perangkat.

       Selain itu, standar internasional ISO/IEC 30141 juga menyediakan arsitektur referensi IoT yang berfungsi sebagai kerangka kerja umum untuk perancang dan pengembang aplikasi IoT, agar sistem yang dibangun dapat diandalkan, aman, dan tahan terhadap gangguan.

3. Proses Bisnis Blok Sektor IoT

    Proses bisnis dalam IoT mencakup integrasi data dari perangkat ke platform digital yang kemudian digunakan untuk otomatisasi, pengambilan keputusan, dan peningkatan layanan di berbagai sektor seperti industri, pertanian, dan kota pintar. Standar seperti OneM2MOPC UA, dan FIWARE mendukung interoperabilitas dan integrasi data lintas platform7.

4. Domain: Informasi, Fungsional, Komunikasi, dan Keamanan

  • Domain Informasi: Pengelolaan data, mulai dari pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, hingga pertukaran data antar perangkat dan aplikasi IoT.
  • Domain Fungsional: Fungsi dasar seperti sensing, actuation, device management, dan analitik data.
  • Domain Komunikasi: Protokol dan teknologi jaringan seperti 5G, LTE-M, NB-IoT, LoRaWAN, Zigbee, Wi-Fi 6, dan lain-lain yang mendukung konektivitas perangkat.
  • Domain Keamanan: Standar keamanan seperti ISO/IEC 27001NIST Cybersecurity FrameworkIEEE 802.1X, dan IEC 62443 memastikan perlindungan data, autentikasi perangkat, serta mitigasi ancaman siber pada sistem IoT.

5. Referensi

  • ETSI TR 103 375 V1.1.1 (2016-10), “IoT Architecture”
  • ITU-T Recommendation Y.2060, “Overview of the Internet of Things”
  • ITU-T X.1369 (2022), “Security requirements for IoT service platform”
  • ISO/IEC 30141, “Internet of Things (IoT) – Reference Architecture”
  • Ditjen PPI Kominfo, “Mengenal Tren Teknologi Internet of Things IoT”
  • Cloudcomputing.id, “Standarisasi IoT: Kunci Efisiensi dan Keamanan Smart City”

       Referensi ini dapat digunakan untuk memperdalam pemahaman tentang perangkat keras, model referensi, proses bisnis, serta aspek arsitektur dan keamanan dalam pengembangan sistem Internet of Things.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengenalan Internet of Things: Konsep, Komponen, dan Penerapan Awal

TUGAS RESUME PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER (ANDRIANTO SETIAWAN)(17230984)